Header Ads

test

Cara Memperbaiki RAM yang Rusak atau Error - kursus komputer majalengka

 Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :


1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
Kursus Komputer di Majalengka
Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka

Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi
Kab. Majalengka
(0233) 8281236 | 085216667297

Cara Memperbaiki RAM yang Rusak atau Error

Sebelum anda masuk ke pelajaran tentang teknik memperbaiki RAM yang bobrok atau error, terdapat baiknya kita mengetahui terlebih dahulu hal-hal prinsip mengenai RAM sehingga saya dan anda bisa memperbaiki RAM komputer anda yang bobrok dengan baik dari dasar-dasar yang diperoleh.

Apa Itu RAM?

Random Access Memory atau disingkat RAM, adalahkomponen (hardware) penyimpanan yang akses datanya dilaksanakan secara acak, tidak menyimak letak data dalam memory. Berbeda dengan media penyimpanan lain laksana hardisk dan removable disk, data-data yang tersimpan dalam RAM mempunyai sifat sementara, dengan kata lain akan hilang saat RAM tidak dialiri listrik (komputer dimatikan). Komponen yang satu ini termasuk fragile (rapuh), terpapar debu tidak banyak saja dapat mengganggu kinerja bahkan menciptakan rusak (Sumber: Wikipedia). kursus komputer majalengka


1. Jenis-jenis RAM Komputer


Baca Juga : Keragaman Indonesia

Dalam dunia komputer, memory RAM dipisahkan menjadi tiga, yakni DDR, DDR2 dan DDR3. Yang memisahkan ketiganya di samping dari bentuknya ialah kecepatan akses data yang dipunyai dan keperluan daya dalam beroperasi. Hal itu ditentukan oleh frekuensi transfer data setiap RAM.

Double Data Rate (DDR) melulu mempunyai frekuensi transfer data antara 200-400 MHz (voltase 2,5 volt), DDR2 antara 400-1066 MHz (voltase 1,8 volt), dan DDR3 berkisar antara 2133 MHz (voltase 1,5 volt). Apa yang bisa Anda simpulkan? Benar. Kecepatan akses datanya meningkat sampai dua kali lipat masing-masing generasi, dan keperluan tegangan pun menurun. kursus komputer majalengka


2. Ciri-ciri Kerusakan RAM

Berikut ciri-ciri RAM yang bobrok atau error yang sering didatangi baik sebelum (gejala) atau sesudah terjadinya kerusakan. Ciri inilah juga dapat disebabkan oleh kehancuran komponen lain.

Komputer sering merasakan Error Blue Screen (BSOD).
Power supply menyala, kipas processor berputar, cakram hardisk berputar (ada getaran), namun tidak terdapat tampilan pada monitor.
Terdengan bunyi “bip” panjang terus-menerus, atau “bip” pendek satu kali, atau “bip..bip(3x)..bip” berulang ketika booting komputer.
Sistem tidak jarang “beku”, tidak dapat menerima dan menjalankan perintah.
Komputer tidak jarang hang mendadak. kursus komputer majalengka


Cara Memperbaiki RAM yang Rusak

Penting! Syarat Anda dapat melakukan langkah-langkah teknik memperbaiki kehancuran RAM berikut ialah tidak adanya kerusakan jasmani seperti pecah, patah, atau retak, pun tidak pernah terpapar air sebelumnya saat komputer menyala (konsleting). Baik, kini silakan lepaskan memory RAM kita dari motherboard dan dapat dicoba sejumlah cara inilah yang telah saya susun menurut tingkat kesulitan. Kemungkinan keberhasilan teknik berikut ialah 60%, “Do With Your Own Risk”.

1. Bersihkan pin RAM dengan penghapus atau kain halus.


Silakan gosok pin tembaga pada RAM dengan memakai penghapus yang lembut. Tujuan dari teknik tersebut merupakan untuk mencuci tembaga dari debu dan kotoran serta “memancing” ion-ion pada tembaga guna kembali aktif. kita juga dapat mengubah penghapus dengan kain yang lembut guna menggosok. Coba pasang pulang dan nyalakan komputer Anda. Biasanya pada etape ini RAM yag error atau rusak sukses diperbaiki.
2. Bersihkan RAM secara menyeluruh.



Jika pada teknik kesatu belum berhasil, lakukan teknik kedua. Dengan mencuci seluruh permukaan memory dengan memakai tiner atau alkohol. Gunakan cotton bath untuk menolong membersihkan kaki-kaki IC. Pastikan benar-benar bersih dan kering sebelum memasangnya kembali.
3. Beri stimulasi arus listrik pada RAM dengan Multimeter.


Jika kedua teknik sebelumnya belum berhasil, silakan jajaki usaha ketiga. Dengan memakai arus listrik dari multimeter sebagai “pancingan” untuk membetulkan adanya gangguan aliran arus listrik yang diperlukan RAM guna bekerja. Prinsip kerjanya sama dengan reset CMOS pada motherboard.

Caranya, set skala multimeter pada skala Ohm dengan posisi ukuran bebas (10K, 100K, dan seterusnya). Lalu tempelkan jarum negatif (kabel hitam) pada di antara pin tembaga pada kaki-kaki RAM, dan jarum positif (kabel merah) pada kaki-kaki IC memory. Tempelkan jarum kabel merah pada seluruh kaki IC/chipset memory satu persatu. Jika sudah, bersihkan dan pasang RAM.

Pada etape ini seringkali RAM yang bobrok (mati/error) sudah dapat digunakan secara normal. Pada sejumlah kasus diperlukan sejumlah kali “trial and error”. Saya pernah merasakan mengulang teknik 1-3 sejumlah kali sampai akhirnya RAM sukses diperbaiki. Jika memang sampai sejumlah kali diusahakan belum berhasil, patut dicoba teknik terakhir yang sangat ekstrim.

Cara Ekstrim: Mencuci RAM dengan detergen dan memanaskannya.


Cara ini tidak saya rekomendasikan, sebab resikonya 50:50. Saya melulu berani membasuh RAM bilamana sudah yakin bila RAM saya benar-benar mati dan tidak dapat diperbaiki dengan tiga teknik di atas. Caranya, rendam RAM dalam air detergen seraya disikat dengan sikat lembut. Setelah itu, angin-anginkan hingga benar-benar kering. Setelah kering, panaskan RAM dengan hair dryer, oven, atau langsung di bawah sinar matahari. Ingat, tidak boleh memanaskan terlampau lama sebab PCB bakal rusak.

Prinsip kerjanya di samping untuk mencuci yaitu guna menghubung-singkatkan IC sampai-sampai me-reset ulang IC. Dengan pemanasan yang bertujuan guna menghilangkan gangguan pada jalur arus listrik. Anda dapat memvariasikan tiga teknik sebelumnya sesudah mempraktikkan teknik ekstrim ini.

Sekian tiga teknik plus satu teknik ekstrim tentang teknik memperbaiki RAM yang bobrok atau error. Semoga dapat membantu kita dalam menghemat pengeluaran sebab tidak butuh mengubah yang mati dengan yang baru.

Tidak ada komentar